By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Jatim Luncurkan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Harganas Ke-30
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Jatim Luncurkan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Harganas Ke-30
Sospol

Jatim Luncurkan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Harganas Ke-30

29/07/2023 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 di GOR Kota Pasuruan, Jumat (28/7). (*/hmn)
SHARE

Pasuruan, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 di GOR Kota Pasuruan, Jumat (28/7).

Peluncuran SOTH oleh Gubernur Khofifah ditandai dengan penekanan tombol sirene dengan didampingi Ketua TP PKK Prov. Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf, serta Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Jawa Timur Maria Ernawati dan Deputy Pengendalian Penduduk BKKBN.

Gubernur Khofifah berharap adanya program SOTH yang merupakan inisiasi BKKBN Jawa Timur yang juga bekerjasama dengan TP PKK Jatim ini, bisa meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan anak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 di GOR Kota Pasuruan, Jumat (28/7). (*/hmn)

“Jadi ini intervensi pemerintah dalam mencegah masalah-masalah yang timbul karena salah asuh. Karena di SOTH ini para orang tua diajarkan hal-hal seperti Menjaga Kesehatan Anak Usia Dini, Pemenuhan Gizi Anak Usia Dini, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, serta Stimulasi Gerakan Kasar dan Gerakan Halus,” katanya.

SOTH, tambah Khofifah, dilaksanakan secara bertahap. Selain pemberian materi yang dilakukan tatap muka sebanyak 14 kali, ada pula pre test, post test, dan bahkan wisuda.

“Jadi Alhamdulillah SOTH ini sudah secara kontinyu terus digalakkan dan sudah ada di hampir setiap kabupaten/kota. Yang ini kita luncurkan di Kota Pasuruan. Mudah-mudahan membawa dampak signifikan,” katanya.

Menurut Khofifah, SOTH penting mengingat vitalnya peran keluarga dalam membangun peradaban bangsa. Untuk itu, segala aspek dalam keluarga harus mendapatkan perhatian besar.

“Dari keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah itu bisa dirunut trah keturunannya untuk melanjutkan regenerasi dari kedua keluarga. Jadi bagaimana kualitas keluarga, mulai dari kesehatan, ekonomi, maupun pendidikan harus diperhatikan. Dan ini PR kita bersama untuk memastikan semua aspek ini siap,” katanya.

Selain itu, keberadaan SOTH juga merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Jawa Timur. Sekaligus mempercepat pencapaian target stunting nasional di angka 14 % pada tahun 2024. Dimana, tingkat stunting di Jawa Timur per tahun 2022 berada di angka 19,2 %.

“Angka kita di bawah nasional yang sekarang 21,6 %. Kita juga di bawah standar WHO 20 %. Tapi target nasional tahun depan adalah 14 %. Jadi ini yang sedang kita kejar,” terangnya.

Khofifah juga mengatakan, masih ada beberapa tantangan yang harus diselesaikan. Salah satunya pada perbedaan angka stunting pada Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) maupun Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGM).

“Per 30 Juni 2023, berdasarkan EPPGM pada Bulan Timbang, Jawa Timur ini sebenarnya sudah 7,3%. Tapi bedanya dengan SSGI tercatat 19,2 %. Maka dua mekanisme ini harus dipertemukan titik komprominya di mana,” katanya.

Terlepas dari perbedaan angka yang ada, Khofifah meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk siap menjadi orang tua asuh bagi anak di sekitarnya yang terindikasi stunting.

“Kalau saya sederhana aja. Tiap hari kita supply 1 butir telur, berarti 1 bulan butuh 30 telur. Kalau 1 kg 15 butir biasanya Rp30.000, maka 1 bulan sebesar Rp60.000 untuk bisa menjadikan Bapak/Bunda Asuh bagi anak yang terindikasi stunting,” jelasnya.

Meski begitu, Khofifah mengingatkan bahwa indikasi stunting tidak melulu masalah tinggi badan. Sebab, ada penentu faktor kecerdasan yang dibuktikan oleh banyak orang pendek ber-IQ tinggi.

“Orang stunting sudah pasti pendek, tapi orang pendek belum tentu stunting. Banyak yang bisa dijadikan contoh. Seperti Pak Habibie dan Pak JK yang memiliki kecerdasan luar biasa,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah juga menyerahkan penghargaan untuk pemenang rangkaian lomba Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30.

Total ada 10 penghargaan yang diberikan. Antara lain dalam kategori Teladan Lini Lapangan Terbaik, Duta Genre Tingkat Provinsi Jawa Timur, Lomba Kelompok BKB Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur, serta Penulisan Karya Jurnalistik Pijar Award 2023. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren

Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso

OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan

Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kader IPNU Jatim jadi “Profesor” Ilmu Hukum
Next Article Unusa Masuk 10 Kampus PTS Terbaik di Indonesia Versi Webometric 2023

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

CAWE-CAWE PEMERINTAH MEMBAYANGI MUKTAMAR NU
Opini
Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren
Sospol
KHR Azaim Ibrahimy: Ketenangan Hati Dimulai dari Dzikir
Gus File
Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso
Sospol

You Might also Like

Sospol

HUT ke-19, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah – Bondowoso Teguhkan Komitmen Berbagi untuk Anak Yatim

19/06/2026
Sospol

BariKade Gus Dur : Aspirasi Mahasiswa Harus Didengar, Persatuan Bangsa Harus Tetap Dijaga

19/06/2026
Sospol

Ketua Bawaslu Surabaya: Penataan Dapil Pemilu 2029 Harus Kawal Kesetaraan Nilai Suara

19/06/2026
Sospol

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?