By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Khofifah-Istri PM Malaysia Bahas Penguatan CLC untuk Pendidikan Anak Pekerja Migran
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Khofifah-Istri PM Malaysia Bahas Penguatan CLC untuk Pendidikan Anak Pekerja Migran
Nahdliyyin

Khofifah-Istri PM Malaysia Bahas Penguatan CLC untuk Pendidikan Anak Pekerja Migran

05/09/2023 Nahdliyyin
Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa yang juga Gubernur Jawa Timur menerima kunjungan istri Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Wan Azizah binti Wan Ismail di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (5/9).  (*/hmn)
SHARE

Jakarta, Radar96.com – Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa yang juga Gubernur Jawa Timur menerima kunjungan istri Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Wan Azizah binti Wan Ismail di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (5/9).

Dalam kunjungan tersebut, keduanya membahas berbagai hal produktif. Salah satunya terkait keberadaan program Community Learning Centre (CLC). CLC merupakan pendidikan berbasis komunitas atau institusi pendidikan yang memberikan program pembelajaran alternatif kepada anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

“Alhamdulillah silaturahmi ini sangat produktif dan kami menyempatkan diri untuk berbincang mengenai berbagai program yang sudah dibangun antara Muslimat NU dengan pemerintah Malaysia. Kehadiran beliau sekaligus untuk mendapatkan informasi dan mengenal lebih dekat berbagai program Muslimat NU di Indonesia,” ungkap Khofifah.

Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa yang juga Gubernur Jawa Timur menerima kunjungan istri Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Wan Azizah binti Wan Ismail di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (5/9).  (*/hmn)

Khofifah mengatakan, diantara 10 cabang istimewa Muslimat NU di dunia, salah satu yang paling aktif dan paling besar ada di Malaysia dan PCI Muslimat NU Malaysia terus mendukung dan berkontribusi dalam pengembangan program CLC ini.

Untuk itu, kata Khofifah, pertemuan ini sangat penting untuk memastikan hak-hak pendidikan anak-anak PMI terpenuhi dan legalitas CLC diakui keabsahannya sesuai regulasi yang berlaku di Malaysia dengan penyesuaian kebutuhan anak anak pekerja migran Indonesia. Sebab, untuk bisa melanjutkan pendidikan di Indonesia, mereka harus tersertifikasi dengan ijazah yang diakui.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Tim Kemendikbudristek, termasuk Sekjen Kemendikbudristek yang sudah pernah ke CLC Muslimat NU, untuk bisa memberikan penguatan pendidikan bagi putra-putri pekerja migran, sebab expatriate school sangat mahal dan anak-anak harus mendapatkan perhatian pendidikan, dan beliau memberikan atensi terhadap program tersebut,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga turut mengundang istri PM Malaysia untuk berkunjung ke pesantren-pesantren yang di Jawa Timur. Ini penting, mengingat ada sekitar 6.800 ponpes di Jatim dengan jumlah 1.000 santri.

“Apa yang bisa kita bangun strong partnership diantara Indonesia dan Malaysia dalam hal ini Muslimat NU dan kelembagaan di Malaysia. Bahkan sebelumnya beliau sudah pernah berkunjung ke Ponpes Tebu Ireng Jombang dan makam Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Beliau sudah mengenal Jawa Timur,” katanya.

Khofifah berharap momentum pertemuan ini turut membuka peluang investasi antara Malaysia di Jatim, utamanya di bidang layanan kesehatan berbasis rumah sakit.

“Peluang yang cukup besar dan strategis untuk Jatim dan Malaysia di bidang investasi misalkan sektor kesehatan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kunjungan PM Malaysia ke Indonesia dalam rangka mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta 5-7 September 2023. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Resmikan BMTNU Waru Ketua PCNU Menangis Haru

Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember

PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article FKPT Jatim: Selamatkan Kaum Muda Pelajar dari Bahaya Intoleransi, Radikalisme dan Narkoba
Next Article 24 Anak Yatim Terima Beasiswa Santri di Ponpes Tahfidz Qur’an Al-Furqon NTB dari NBI

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Konfercab III, PA GMNI Bondowoso Berganti Kepemimpinan dengan Tekankan Soliditas
Sospol
SAPA AIDS, Upaya FKM UNAIR Membangun Literasi HIV Remaja dan Stigma ODHA di Klumutan
Milenial
Bupati Hamid Dorong Potensi Desa Bondowoso Naik Kelas Lewat Platform Digital
Ekraf
300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya
Milenial

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya

22/10/2026
Nahdliyyin

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri

22/10/2026
Nahdliyyin

Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat

22/10/2026
Nahdliyyin

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

20/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?