By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Mualaf asal Korea Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al Akbar Surabaya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Mualaf asal Korea Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al Akbar Surabaya
Sospol

Mualaf asal Korea Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al Akbar Surabaya

26/01/2024 Sospol
Seorang mualaf asal Korea, Ahn Jong Hyun (37), mengikrarkan diri masuk Islam dengan bimbingan Imam Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) Ustadz Muktafi Sahal (19/1/2024). (*/mas)
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Seorang mualaf asal Korea, Ahn Jong Hyun (37), mengikrarkan diri masuk Islam dengan bimbingan Imam Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) Ustadz Muktafi Sahal.

Selain mualaf asing itu, tiga perempuan asal Surabaya juga mengikrarkan masuk Islam di MAS dengan bimbingan Ustadz KH Muhammad Husni Mubarok di MAS, Jumat (26/1/2024).

Seorang mualaf asal Korea, Ahn Jong Hyun (37), mengikrarkan diri masuk Islam dengan bimbingan Imam Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) Ustadz Muktafi Sahal (19/1/2024). (*/mas)

Ketiga perempuan yang semula pemeluk Kristen dan akhirnya menjadi muslimah adalah Nila Aprilia, Shofia Sandra, dan Tiur, sedangkan mualaf dari Korea yang semula pemeluk Buddha itu berikrar masuk Islam di MAS pada Jumat (19/1/2024).

“Dengan kesadaran sendiri, saya menyatakan memeluk agama Islam dengan Asyhaduan Laa Ilaaha illa Allah, wa Asyhadu anna Muhammad Rasulullah,” ujar laki-laki kelahiran Sejong, Korea pada 18 September 1987 itu.

Sementara itu, perempuan mualaf asal Dupak, Surabaya Utara, yakni Nila Aprilia, mengaku masa kecil ada dalam lingkungan keluarga Islam, tapi ibunya menikah dengan seorang Kristiani asal Manado dan akhirnya ke Manado.

“Jadi, saya pun ikut-ikutan agama ayah, ibu akhirnya kembali ke Surabaya dan saya pun kembali masuk keluarga dan lingkungan masyarakat yang kental dengan agama Islam di Surabaya, sehingga tertarik belajar mengaji lagi seperti masa kecil,” katanya.

Setelah itu, dirinya pun memutuskan untuk menikah dengan teman yang Muslim, sehingga dirinya dan suami bersilaturahmi ke pengurus Masjid Al Akbar untuk menyampaikan niat melakukan ikrar mualaf.

Hal yang sama juga diungkapkan Shofia Sandra dan Tiur yang juga berasal dari wilayah Surabaya Utara. “Saya sempat ikut-ikutan agama Bapak (Kristen) karena ikut orang tua ke Maluku Utara,” kata Shofia.

Namun, setelah bapaknya meninggal dunia, maka ia dan keluarganya kembali ke Surabaya. “Di Surabaya, saya kembali ke lingkungan yang Islam, sehingga saya belajar Islam lagi dan sekarang mantap masuk Islam,” katanya.

Sofia mengaku selama di Maluku Utara tidak pernah dibaptis ke dalam agama Kristen, karena hanya ikut-ikutan keluarga semata, sehingga dirinya tidak terlalu sulit kembali ke Islam.

Dalam ikrar itu, Imam Masjid Al Akbar Ustadz KH Muhammad Husni Mubarok di MAS yang juga pengasuh Pesantren Al-Fitrah, Kedinding, Surabaya pun memotivasi.

“Dengan mengikrarkan masuk Islam, Anda sebagai muallaf akan mendapatkan ampunan atas dosa yang telah lalu, dan perbuatan baik yang selama ini pahalanya ditangguhkan akan diterima,” katanya.

Ustadz Husni Mubarok pun mendoakan para mualaf bisa beragama secara istiqomah dan tetap dalam iman Islam hingga wafat. “Sukses dalam Islam itu ukurannya bukan kaya, punya jabatan tinggi, dan berasal dari keturunan atau suku yang terhormat,” katanya.

Ulama muda itu menceritakan seorang wanita bernama Ummu Mihjan (Mihjanah) yang sering membersihkan masjid Nabawi. Wanita tua, miskin, dan berkulit hitam itu meninggal dunia pada malam hari sehingga dimakamkan tanpa pengetahuan Rasulullah.

“Ternyata, Rasulullah bertanya kepada para sahabat Di mana Ummu Mihjan? Sahabat menjawab ‘Dia telah meninggal’. Rasulullah sedih, bertanya ‘Mengapa kamu tidak memaklumkan padaku? Tunjukkan aku di mana kuburnya’,” katanya.

Setiba di makamnya, Rasulullah mendoakan beliau sebagaimana sebuah hadits (HR Muslim) yakni “Sesungguhnya kubur ini gelap buat ahlinya, dan sesungguhnya Allah akan melimpahkan cahaya buat mereka melalui doaku kepada mereka.”

“Kisah dalam hadits ini menggambarkan betapa Rasulullah sangat peka terhadap orang yang susah, namun mencintai agama dengan membersihkan Masjid Nabi, Masjid Nabawi, Madinah. Meski sosoknya tidak luar biasa, tapi nabi memberi nilai yang tinggi untuk amalnya yang kecil. Jadi, lakukanlah, walau kecil, karena kita tidak tahu amal mana yang membawa kita ke surga,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”

Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak

Masjid Al-Akbar Bagikan 810 Melon Hasil Panen kepada Jamaah

DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan

MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Zakat Produktif di Bangkalan
Next Article NBI Bagikan 250 Paket Sembako di Gresik dan Surabaya, Gus Lilur Didoakan Warga

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU
Nahdliyyin
PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah
Nahdliyyin
Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol

You Might also Like

Sospol

Ketua BPP Masjid Al-Akbar: Kunjungan ke China Ajarkan Pentingnya Sejarah/Museum

08/10/2026
Sospol

Aliansi BEM Situbondo Desak BK DPRD Buka Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Oknum Legislator

07/10/2026
Sospol

Ribuan orang ikuti “nobar” Timnas Indonesia vs Thailand di Masjid Al-Akbar Surabaya

06/10/2026
Sospol

Kampus Harus Jadi Tempat Paling Aman dan Tepercaya bagi Mahasiswa

06/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?