By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: 53 Mahasiswi Unida Gontor Pelajari Pendidikan Masjid Al-Akbar Surabaya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > 53 Mahasiswi Unida Gontor Pelajari Pendidikan Masjid Al-Akbar Surabaya
Milenial

53 Mahasiswi Unida Gontor Pelajari Pendidikan Masjid Al-Akbar Surabaya

07/10/2024 Milenial
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Sebanyak 53 mahasiswi Fakultas Tarbiyah dari Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, yang berada di Ngawi khusus untuk mahasiswi, mempelajari sistem pendidikan yang dikembangkan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS).

Dalam studi banding yang dipimpin Ustadzah Cela Petty Susanti dan Ustadzah Dini Rofiatul itu, puluhan mahasiswi itu diterima Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) MAS Dr Zainul Arifin, Kepala Bagian di Bidang Ijtimaiyah MAS H Gana Hascarya, Kepala MTs MAS Moh Jakfar M.HI, dan Kepala MI MAS M Chasan Ashari di Perpustakaan MAS, Senin.

“Al-Qur’an menekankan pentingnya mencari ilmu sampai ke jenjang yang tertinggi, tapi jangan lupa pencarian ilmu itu dikaitkan untuk tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah,” kata Dr Zainul Arifin didampingi Wakil Rektor STAI MAS, Azibur Rahman MAg.

Untuk pembelajaran saat ini, kesiapan mencari ilmu hingga jenjang tertinggi dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah itu merupakan hal yang penting, apalagi di era digital saat ini yang proses pembelajarannya sangat berbeda dengan 10 tahun lalu.

“Tantangan pencarian ilmu yang dihadapi Generasi Z saat ini ada perlunya diimbangi dengan teknologi atau dengan aplikasi medsos, namun kesiapan mencari ilmu untuk mencari ridha Allah melalui pemanfaatan aplikasi itu jangan share ilmu yang meresahkan masyarakat,” katanya.

Hal itulah yang diajarkan kepada 300-an mahasiswa di STAI MAS yang berdiri dengan nama Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin pada tahun 2017, lalu berubah menjadi STAI pada 2019 yang menempuh program studi yakni Ilmu Hadits, Tafsir Al-Qur’an, Pendidikan Guru MI (PGMI), dan Ekonomi Syariah.

Sementara itu, Kepala MTs MAS Moh Jakfar M.HI, yang merupakan perintis “madrasah” di lingkungan MAS (KB/RA, MI, MTs), mengingatkan mahasiswi Unida dari Fakultas Tarbiyah itu untuk tidak bermimpi menjadi guru, melainkan bermimpi menjadi guru yang terbaik.

“Jangan mimpi jadi guru yang biasa tapi mimpilah jadi guru yang luar biasa, karena menjadi guru itu berbeda dengan menjadi dosen, karena guru itu mendidik anak yang belum jadi, atau mendidik karakter. Karena itu jadi guru itu jangan selalu bilang nggak bisa, tapi bilang saja selalu siap, inSyaAllah nanti pasti menemukan solusi,” katanya.

Untuk mendidik karakter itu, MTs MAS bekerja sama dengan komite orang tua dan juga pihak lain seperti Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur-Surabaya. “Bukan soal kelainan jiwa tapi RSJ itu terkait proses psikologi tumbuh kembang anak,” katanya.

Selain itu juga mengembangkan minat dan bakat siswa dengan ketrampilan tahfidz, kelas internasional (ICP), dan minat/bakat lainnya. “Hari ini (7/10), kami menerima kedatangan Annabel Tongyoun (pembelajar Bahasa Inggris) dari London yang memotivasi siswa bahwa Bahasa Inggris itu mudah, asalkan berani berbicara pakai bahasa asing,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Resolusi Jihad NU Sudah Diakui Presiden Tapi Belum Muncul di Monumen Tugu Pahlawan
Next Article Pembelajar Bahasa dari London Apresiasi Siswa MTs Masjid Al-Akbar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga
Nahdliyyin
Di Markaz Alumni IPNU, Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri
Nahdliyyin
Keputusan Muktamar Berlaku Sejak Ditetapkan ?
Uncategorized
GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom

You Might also Like

Milenial

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

05/08/2026
Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?