By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Siswa MI Masjid Al-Akbar Belajar “Conversation” pada pedagang di “Kampung Inggris” Kediri
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Siswa MI Masjid Al-Akbar Belajar “Conversation” pada pedagang di “Kampung Inggris” Kediri
Milenial

Siswa MI Masjid Al-Akbar Belajar “Conversation” pada pedagang di “Kampung Inggris” Kediri

09/01/2025 Milenial
SHARE

Kediri, radar96.com/MAS – Sebanyak 57 siswa dan siswi dari MI Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) belajar “conversation” di Kampung Inggris, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, diantaranya berlatih pada pedagang di pasar setempat.

“Asyik sekali kegiatannya, terutama pas practice conversation di Pasar Senja. Saya tidak menyangka, banyak penjual yang bisa berbicara Bahasa Inggris, saya berlatih pada penjual telur gulung yang lancar berbahasa Inggris. Seru banget,” kata siswi MI MAS, Nadiyya Afifah.

Pasar Senja

Bahkan, siswa MI MAS bernama Althaf Ehsan mengaku kegiatannya di luar ekspektasi. “Saya kira akan membosankan, tapi ternyata seru banget. Setelah materi selalu ada game untuk memperkuat ingatan kita terhadap materi, jadi tidak terasa belajarnya kalau sambil bermain,” ucapnya.

Program yang asyik sekali juga dirasakan siswi MI MAS lainnya, Kinanthi. “Suka sama game-game-nya. Betah belajar disini. Kalau programnya satu bulan juga saya akan betah dan tidak mau pulang,” ujarnya.

Tentang kegiatan MI MAS di “Kampung Inggris” di Pare, Kediri, itu, guru MI MAS, Fajru Achmi Fauziah, menjelaskan 57 siswa-siswinya yang didampinginya memang belajar Bahasa Inggris di “Kampung Inggris” itu selama seminggu pada 6 sampai 12 Januari 2025

Mandiri

“Untuk menarik siswa dan siswi, kami melakukan pembelajaran di kelas dan pembelajaran outdoor class. Untuk pembelajaran di kelas dengan materi vocabulary and expression (kosa kata dan daily expression pada percakapan sehari-hari),” kata Bu Amy, panggilan akrabnya.

Materi lainnya, grammar for speaking (berlatih bicara dengan tata bahasa yang tepat dan benar), English in use (latihan conversation menggunakan topik-topik yang telah ditentukan), dan public speaking (tampil di depan banyak orang, berpendapatnya dan menunjukkan bakat).

“Untuk materi pembelajaran outdoor class, diantaranya practice conversation bersama para pedagang di Pasar Senja, English adventure di Candi Tegowangi, belajar Bahasa Inggris melalui permainan seperti mini out bound, dan menghafal vocabulary di taman kota,” katanya.

Selain menambah kompetensi siswa dalam bidang Bahasa Inggris, Bu Amy mengatakan pihaknya juga melatih soft skill siswa dalam hal kemandirian, disiplin, interaksi sosial, empati dan kerjasama melalui tinggal bersama dalam camp dengan konsep ala pondok.

“Kebiasaan baik yang telah dibangun selama kegiatan di Pare dapat diterapkan dan dilanjutkan di rumah dan di sekolah, seperti bangun pukul 04.00, membersihkan kamar secara mandiri, melakukan kegiatan tepat waktu, berseragam rapi sesuai aturan dan tidur maksimal pukul 21.30,” katanya.

Kegiatan menambah kompetensi siswa dalam bidang bahasa di “Kampung Inggris” dan melatih “soft skill” siswa itu diapresiasi wali murid. “Alhamdulillah, saya senang dan terharu. Melalui kegiatan ini, anak saya ternyata bisa disiplin, bisa bangun pagi jam 4 dan tidak terlambat mengikuti kegiatan belajar, padahal kalau di rumah sangat sulit bangun lebih pagi,” kata wali murid, Mama Dzibrael.

Wali murid lain yang mendampingi anaknya dalam kegiatan itu pun merasakan manfaatnya. “Kegiatan ini tidak hanya belajar Bahasa Inggris, tetapi juga membuat anak saya lebih mandiri. Alhamdulillah, anak saya mulai mencuci piring sendiri setelah makan dan anak saya bisa, padahal di rumah tidak pernah mencuci piring,” kata Mama Afi. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Sekjen PBNU Beri Penghargaan Mahasiswa yang Raih Prestasi Internasional
Next Article Dukung Swasembada Pangan, Lazisnu Jatim Inisiasi Tanam Raya Sedekah Pangan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom
Muktamar NU : Pembukaan Gemilang, Jangan Sampai Pelaksanaan Kehilangan Marwah.
Kolom
Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam
Kolom
MENJAGA MUKTAMAR NU KE-35 SEBAGAI TUNTUNAN DAN HIKMAH
Kolom

You Might also Like

Milenial

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

05/08/2026
Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?