Surabaya, radar96.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan “HSN Soccer League 2026” atau liga sepakbola yang diikuti 32 tim dari lembaga/banom PWNU Jatim pada 27-31 Oktober.
“Ini Liga HSN yang pertama di Indonesia, ajang Olah Batin dan Olah Raga, sekaligus untuk konsolidasi dan soliditas organisasi. Pendaftaran tim paling lambat 22 Oktober kepada Abdillah (+62 858-5520-5721),” kata inisiator Liga HSN H Helmy M Noor di Surabaya, Senin.

Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PWNU Jatim yang juga anggota panitia HSN 2026 PWNU Jatim itu menjelaskan sepakbola bukan olahraga yang asing bagi kalangan santri, bahkan KH Abdul Hamid Pasuruan (Pesantren Salafiyah Pasuruan) itu suka main bola dan layang-layang.
“Gus Firjaun (Plh Ketua PWNU Jatim KH Firjaun Barlaman) juga pernah menceritakan hobi Mbah Kiai Hamid Pasuruan untuk main bola, termasuk melawan tim pemain yang terkenal sakti, Mbah Hamid bisa mengalahkan dengan hanya menghentakkan kaki ke tanah,” katanya.
Helmy yang juga pengasuh Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya itu menambahkan ke-32 Tim PWNU, Banom dan Lembaga itu akan bertanding sepakbola di lapangan mini Al-Akbar Mini Soccer Surabaya pada 27-31 Oktober. “Pesantren kami juga memeriahkan HSN 2026 dengan beasiswa 40 santriwati ikut ‘Santri Digital Camp 2026’ (20-24/10),” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia HSN 2016 PWNU Jatim KH Musta’in mengatakan Liga HSN merupakan salah satu dari sembilan kegiatan utama HSN 2026. Secara keseluruhan, PWNU Jatim mengadakan 29 kegiatan HSN 2026 selama Oktober-Desember 2026 dengan sembilan agenda utama HSN 2026 dan 20 agenda dari lembaga/banom PWNU Jatim.
Sembilan kegiatan utama HSN 2026 PWNU Jatim yakni kick off di Pesantren Sunan Bejagung Tuban (11/10), Ziarah Muassis di Jombang (18/10) dan Ziarah Muharrik di sembilan kabupaten/kota (20/10), Apel Hari Santri di Gedung PWNU Jatim (22/10), dan HSN Soccer League 2026 di lapangan Mini Soccer Masjid Al-Akbar Surabaya (27-31/10).
“Apel HSN 2026 PWNU Jatim dilakukan dengan upacara di lantai 3 Gedung PWNU yang diikuti seluruh Pengurus PWNU 121 orang dan Pengurus 31 lembaga/banom sebanyak 155 orang. Total peserta upacara HSN adalah 276 orang, yang dibantu 25 petugas upacara dari IPNU-IPPNU, sehingga semuanya berjumlah 301 orang,” katanya.
Agenda utama lainnya, Apel Kader NU di Alas Purwo Banyuwangi oleh ribuan kader IPNU-IPPNU dan LP Ma’arif (21/11), Mujahadah Kubro di Gedung HBNO/PCNU Surabaya (9/11), Lomba Kinerja Antar-PRNU se-Jatim (Oktober-November), NUConomic Festival di Bondowoso oleh LPNU (22/11), dan Konser Amal (Desember).
Untuk 20 agenda HSN 2026 lain oleh lembaga/banom adalah tiga agenda Lazisnu yakni Penyerahan Bantuan Fasilitas/Bangunan ke Aceh (13-14/10), Pelatihan Vokasi Santri (25/10), dan Pendistribusian Bantuan ke NTT (2006-2027). Satu agenda LPTNU yakni Podcast Pendidikan Serentak (Oktober-November).
Dua agenda Lakpesdam yakni Launching Buku Pelatihan Aswaja (Oktober-November) dan Daurah Aswaja untuk Penerima Beasiswa NU (Oktober-November). Satu agenda LFNU yakni Kaderisasi Ahli Hisab-Rukyat di Unugiri Bojonegoro (7-8/11). Satu agenda Lesbumi yakni Kenduren Sastra di Jember (November). Satu agenda LTNU yakni Rembuk Media (November).
Dua agenda LKKNU yakni Pemeriksaan Papsmear di Sumenep (November) dan TBC/Stunting di Jember (November). Satu agenda LKNU yakni Satu Sehat, Satu Data, dan Satu Generasi (November). Satu agenda LPBI yakni FGD Pestana atau Pesantren Tangguh Bencana (November). Satu agenda RMI yakni Halaqoh Pesantren di Bangkalan (14/11). Satu agenda LTM NU yakni Diklat Marbot Masjid di Kemenag Surabaya (14/11) dan berlanjut.
Satu agenda LP Ma’arif NU yakni Jelajah Santri di Probolinggo (14-15 November). Satu agenda LPBH yakni Kajian UU Yayasan (September-Desember). Satu agenda LDNU yakni Pelatihan Imam dan Khotib Muda se-Jatim di Unair dan Probolinggo Raya (Desember). Satu agenda LBM yakni Bahtsul Masail di Blitar (12-13/12). Satu agenda LPPNU yakni Orkestrasi Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Warga NU di Kabupaten Blitar (12-13/12). (*/fpnu)



