Surabaya (Radar96.com) – Setelah kurang lebih seminggu pasokan listrik ke wilayah Madura terganggu akibat terjadinya gangguan pada penghantar 150 kV Ujung – Bangkalan, Senin (7/3) pukul 03.07 WIB, mulai pulih kembali 100 persen.
“Alhamdulillah, saya dapat berita dari GM UID PLN UID Jatim Pak Lasiran bahwa per hari Senin, 7 Maret 2022, Pukul 03.07 WIB, pasokan listrik telah kembali pulih 100 persen, sehingga seluruh masyarakat Madura telah menikmati listrik kembali,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (7/3).
Terkait hal tersebut, Gubernur Khofifah mengucapkan syukur sekaligus berterima kasih kepada PLN atas kerja kerasnya memulihkan pasokan listrik yang sempat terganggu tersebut, serta kepada masyarakat atas kesabarannya menunggu proses pemulihan tersebut.
“Terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat Madura yang telah bersabar hingga pasokan listrik kembali normal. Insya Allah, supply listrik untuk masyarakat selalu terjaga. Semoga semua aktifitas kembali normal seperti semula,” ujar orang nomor satu di Jatim.
Menurut Khofifah, gangguan pasokan listrik yang sempat terjadi seminggu kemarin menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Termasuk kepada masyarakat akan pentingnya listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk itu, Khofifah senantiasa mengingatkan kepada masyarakat untuk dapat menggunakan listrik dengan bijak. Yakni dengan menghemat penggunaan listrik baik di sektor rumah tangga maupun industri.
“Dengan menghemat listrik, maka kita ikut menjaga agar energi listrik yang kita miliki bisa dinikmati hingga anak cucu kelak. Sekaligus kita ikut berperan dalam menjaga ekosistem alam dan lingkungan. Selain itu, kita juga bisa menghemat pengeluaran untuk pembayaran listrik,” pungkasnya. (*/hmn)

