By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ketua DPD RI ingatkan potensi Tsunami 28 meter di Pacitan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Ketua DPD RI ingatkan potensi Tsunami 28 meter di Pacitan
Sospol

Ketua DPD RI ingatkan potensi Tsunami 28 meter di Pacitan

14/09/2021 Sospol
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan skenario terbaik guna melakukan penyelamatan terhadap potensi ancaman tsunami 28 meter di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam hasil penelitiannya memprediksi Pantai Pacitan memiliki potensi tsunami setinggi 28 meter dengan estimasi waktu tiba sekitar 29 menit. Genangan di darat berkisar sekitar 15-16 meter dengan potensi jarak genangan mencapai 4-6 kilometer dari bibir pantai.

“Menindaklanjuti hasil analisa BMKG tersebut, saya meminta pemerintah segera membuat skenario penyelamatan terbaik meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” pinta LaNyalla di sela kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, Senin (14/9/2021). 

Senator asal Jawa Timur itu menilai, skenario penyelamatan bisa dilakukan sedini mungkin untuk mengantisipasi potensi yang bakal terjadi. Harus ada langkah-langkah konkret yang disiapkan pemerintah dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi. 

“Salah satunya dengan cara penyiapan sistem peringatan dini, lalu jalur-jalur evakuasi, titik kumpul hingga penyediaan transportasi untuk mobilitas warga menuju titik aman,” tutur LaNyalla. 

LaNyalla juga meminta pemerintah melakukan pemetaan dengan baik sedini mungkin. Tak hanya pemetaan jalur penyelamatan, tetapi juga kondisi masyarakat sekitar. 

“Orang tua, perempuan dan anak-anak harus menjadi prioritas dalam penyelamatan. Hal ini harus dipikirkan dengan baik bagaimana teknis di lapangan nantinya,” kata LaNyalla. 

Mantan Ketua Umum PSSI itu juga meminta agar informasi harus disampaikan sedetail mungkin kepada masyarakat yang diprediksi terdampak oleh bencana tersebut. 

“Harus ada sosialisasi secara utuh dan menyeluruh mengenai potensi yang akan terjadi, dampak yang akan ditimbulkan, hingga bagaimana proses penyelamatan akan dilakukan. Tujuannya agar masyarakat siap menghadapi kemungkinan yang akan terjadi,” ujar dia. 

LaNyalla pun meminta masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai harus memperhatikan peringatan BMKG. Jika merasakan guncangan segera mengungsi ke dataran yang lebih tinggi melalui jalur evakuasi yang sesuai dengan rambu-rambu di zona merah menuju zona hijau. 

“Dan juga ikuti skenario penyelamatan. Kita tidak mengharapkan terjadinya bencana, tetapi kita harus menyiapkan skenario penyelamatan jika peringatan BMKG tersebut terjadi,” kata LaNyalla.

Kendati begitu, LaNyalla mengingatkan kepada warga agar tetap tenang namun tetap mengedepankan kewaspadaan. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman

Presiden Mahasiswa STAI Al-Utsmani Pimpin AEB Bondowoso

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau

Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna

Muktamar NU Harus Menjadi Ruang Adu Gagasan, Bukan Adu Bohir

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim mulai seleksi kompetensi bagi CPNS dan PPPK Guru/Non-Guru
Next Article Presiden tandatangani Perpres tentang Dana Abadi Pesantren

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Universitas Bondowoso Tantang Mahasiswa KKN Jadi Agen Transformasi Desa Berbasis Digital
Uncategorized
Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman
Sospol
Paving Blok Pesantren Angkat Nilai Sampah Plastik jadi Peluang Ekonomi
Ekraf
Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren

17/07/2026
Sospol

PDUF dan LPEU MUI Jatim Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

17/07/2026
Sospol

Keunikan MPLS Al Azhaar Kedungwaru

17/07/2026
Sospol

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat

13/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?