By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Hadiri “Jawa Timur Bersholawat”, Gubernur Khofifah: Doa juga jadi kekuatan untuk melawan Covid-19
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Hadiri “Jawa Timur Bersholawat”, Gubernur Khofifah: Doa juga jadi kekuatan untuk melawan Covid-19
Sospol

Hadiri “Jawa Timur Bersholawat”, Gubernur Khofifah: Doa juga jadi kekuatan untuk melawan Covid-19

13/10/2021 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati/Walikota se-Jatim menghadiri "Jawa Timur Bersholawat" yang digelar secara hybrid dari Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (12/10/2021) malam. Sholawat dipandu Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang hadir secara virtual dari Solo serta Tausyiah Kebangsaan oleh KH. Reza Ahmad Zahid. (*/hmn)
SHARE

Jombang (Radar96.com) – Bertepatan dengan Hari Jadi ke-76 Provinsi Jawa Timur, dan Hari Jadi ke-111 Pemkab Jombang, serta Hari Santri Nasional 2021, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati/Walikota se-Jatim menghadiri “Jawa Timur Bersholawat” yang digelar secara hybrid dari Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (12/10) malam.

Acara juga dihadiri Plh. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Walikota Pasuruan Syaifullah Yusuf, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarra, beberapa pengasuh pondok pesantren di Jombang, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim. Sementara itu, beberapa Bupati/Walikota se-Jatim juga mengikuti secara virtual.

Dalam acara sholawat yang dipandu Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang hadir secara virtual dari Solo serta Tausyiah Kebangsaan oleh KH. Reza Ahmad Zahid itu, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Jawa Timur Bersholawat ini menjadi bentuk keberseiringan antara aspek mental – spiritual dengan kerja profesional – institusional.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati/Walikota se-Jatim menghadiri “Jawa Timur Bersholawat” yang digelar secara hybrid dari Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (12/10/2021) malam. Sholawat dipandu Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang hadir secara virtual dari Solo serta Tausyiah Kebangsaan oleh KH. Reza Ahmad Zahid. (*/hmn)

“Yaitu sebagai wujud syukur yang mendalam atas karunia yang Allah SWT berikan kepada seluruh warga di Provinsi Jatim di Peringatan Hari Jadi ke-76. Bahwa keberhasilan baik di bidang pembangunan maupun berbagai program lainnya sampai dengan perkembangan Covid-19 di Jatim juga tidak lepas dari kerja keras yang diikuti doa dan istiqomah yang masif seluruh warga masyarakat Jatim,” katanya.

Menurutnya, sudah menjadi tradisi Pemprov Jatim setiap acara pasti diawali dengan sholawat dan santunan anak yatim. “Kalau sehari ada 5 kali acara, ya 5 kali kita sholawatan dengan santunan yatim dan dhu’afa. Dari sholawat yang dilantunkan dan santunan anak yatim ini ada doa-doa yang dipanjatkan dan inSya-Allah kami cukup istiqomah,” kata Khofifah.

Khofifah mengatakan saat ini kondisi Covid-19 di Jatim juga terus melandai. Berdasarkan asessmen level situasi covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Provinsi Jatim menjadi provinsi pertama dan sampai saat ini masih satu-satunya di Jawa-Bali yang masuk level 1. Bahkan, berdasarkan asessmen level Kementerian Kesehatan pada (9/10) lalu, saat ini 32 kab/kota di Jatim sudah masuk level 1.

“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada seluruh Bupati/Walikota, Kapolres/Dandim/Kajari, Pengadilan Negeri, semua sudah bekerja luar biasa. Tapi bahwa di antara keberseiringan kerja keras dan kerja profesional itu kami ikuti do’a, sholawat dan santunan anak yatim. Mudah-mudahan ini akan menjadi bagian dari keberseiringan dalam berbagai ikhtiar melaksanakan berbagai tugas dan program kerja yang kita lakukan termasuk di kab/kota. Barokah untuk kita semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengatakan bahwa melalui kegiatan Jawa Timur Bersholawat ini diharapkan dapat semakin merekatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan seluruh umat Islam. Sekaligus, ia meminta seluruh yang hadir untuk ikut mendoakan agar Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Jombang menjadi provinsi dan kabupaten yang Baldatun Thayyibatun Wa Robbun Ghofur.

“Karena perbedaan adalah hal yang wajar bahkan bagi umat Islam perbedaan itu adalah Rahmat jadi jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah belah namun jadikan perbedaan sebagai media kita untuk selalu bersyukur dan menyadarkan kita tentang kebesaran kekuasaan Allah SWT,” katanya.

Ia berharap, dengan mendengarkan sholawat, maka umat bisa menjadi tenang dan hati gembira. Selain itu, ia berharap kegiatan Jawa Timur bersholawat ini dapat semakin meningkatkan kerukunan masyarakat bersatu dan menjaga silaturahim.

“Karena hal itu sangat diperlukan untuk menyelesaikan pembangunan di Provinsi Jawa Timur menuju Jatim bangkit dan pembangunan di Kabupaten Jombang demi mewujudkan visi Jombang yang berkarakter dan berdaya,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

PMII Jatim: Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang Harus Diusut Tuntas

Lantik 41 Pejabat, Bupati Bondowoso: Jabatan Bukan Pribadi tapi Amanah

Kepengurusan Baru 2026–2031, PKB Bondowoso libatkan ulama, pengasuh pesantren, kader senior, tokoh perempuan, pemuda, dan profesional

Sekum PKC PMII Jatim: Jabatan Bukan Tameng Dugaan Korupsi

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 41 PCNU di Jatim dukung Gus Yahya dan AHWA
Next Article LPDP Kemenkeu buka Beasiswa Santri pada 11-22 Oktober

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Resmi Diwisuda, Bupati Abdul Hamid Wahid Sandang Gelar Doktor di Tengah Kesibukan Pimpin Bondowoso
Uncategorized
MANIFESTO TAMBAKBERAS 2026
Kolom
PMII Jatim: Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang Harus Diusut Tuntas
Sospol
Lantik 41 Pejabat, Bupati Bondowoso: Jabatan Bukan Pribadi tapi Amanah
Sospol

You Might also Like

Sospol

Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir

08/07/2026
Sospol

Pemkab Bondowoso Batasi Kendaraan Berat Melintas di Jembatan Koncer akibat indikasi penurunan

07/07/2026
Sospol

Ingatkan Pemkab Bondowoso, DPRD: Jangan Tunggu Kekeringan Semakin Parah, Baru Bertindak

07/07/2026
Sospol

Terima Angkatan Pertama 10 Mahasiswa PPDS Paru dan Obstetri-Ginekologi

07/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?