By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PCINU Tiongkok bahas “Industri Halal” dalam Nihao Ramadhan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > PCINU Tiongkok bahas “Industri Halal” dalam Nihao Ramadhan
Ekraf

PCINU Tiongkok bahas “Industri Halal” dalam Nihao Ramadhan

12/04/2022 Ekraf
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dan Muslimat NU Tiongkok mengadakan webinar Nihao Ramadhan dengan topik G20 : Industri Halal Indonesia - Tiongkok pada Ahad (10/4/2022). (*/NUO)
SHARE

Beijing (Radar96.com/NUO) – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dan Muslimat NU Tiongkok mengadakan webinar Nihao Ramadhan dengan topik G20 : Industri Halal Indonesia – Tiongkok pada Ahad (10/4/2022).

Dalam acara tersebut, Rais Syuriah PCINU Tiongkok Moh. Zuhri mengungkapkan bahwa Halal Indonesia sudah terbiasa didengar. Namun halal di Tiongkok menjadi salah satu tema yang sangat menarik dan jarang sekali diperbincangkan.

“Padahal potensi halal di Tiongkok juga sangat luar biasa di tengah masyarakatnya ada sekitar 35 hingga 40 juta Muslim. Jika kita lihat bersama kebutuhan halal secara domestik di Tiongkok semakin lama semakin meningkat,” jelasnya.

Sementara Atase pendidikan dan kebudayaan KBRI Beijing, Yaya Sutarya memaparkan bahwa makanan halal telah menjadi makanan favorit para kaisar Tiongkok yang sejak masa Dinasti Thang telah akrab dengan para diplomat dan Khalifah Utsman.

Makanan dibuat berdasarkan olahan para diplomat dan para pedagang khalifah Utsman di Tiongkok yang mengadopsi bumbu setempat untuk memasak makanan Arab.

“Makanan diperkenalkan pada kaisar dan dikembangkan oleh koki di Tiongkok menjadi industri halal yang digemari masyarakat Tiongkok. Menurut sejarah, makanan halal muncul pertama kali pada masa Dinasti Thang 618-907,” ungkapnya.

Ia menyebut merk industri makanan halal paling terkenal di Beijing dibuka pertama kali pada tahun 1775. Industri makanan ini berfokus pada penjualan daging sapi dan kambing yang dibumbui, makanan pokok dari gandum dan produk lain seperti yuchiang semacam roti goreng.

“Selain banyak restoran halal terdapat juga terdapat merk daging kuliner halal di Tiongkok seperti donghaisun, hotpot. Adanya perusahaan makanan instan misalnya baihao. Adanya sertifikat halal yang ingin mendirikan restoran di Tiongkok,” sebutnya.

Industri halal berkembang pesat di Tiongkok karena konsumennya Muslim dan non Muslim. Berdasar data Food and Organization PBB 2019, pasar halal tiongkok mencapai 3 persen dari pasar halal global dunia. Maka dari itu, peluang untuk industri halal sangat terbuka lebar. Indonesia terus mendorong agar produk halal Indonesia dapat dipasarkan dan dinikmati di Tiongkok.

Pada webinar tersebut, Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Kementerian Agama RI H. Mastuki juga memaparkan bahwa Indonesia masuk posisi keempat dalam Global Islamic Economic Indicator Score dan berhasil menduduki peringkat kedua pada “Halal Food”. Artinya Indonesia sebagai podusen produk halal terbesar di dunia.

“Banyak sekali potensi yang dapat dikembangkan dan disinergikan Indonesia berpeluang menduduki peringkat satu. Salah satu indikator untuk melihat seberapa jauh komitmen, concern yang dari tahun ke tahun dipantau di Indonesia dikenal sebagai ‘Wisata Halal’ yang didukung oleh dari berbagai kementerian, lembaga, dan instansi,” jelasnya.

Mastuki menyebut bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang mewajibkan sertifikat halal pasal 4 UU 33/2014 tentang JPH yang menyebutkan bahwa produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia wajib bersertifikat halal. Produk tersebut meliputi produk barang dan jasa.

Pemateri lain Prof Asep Saepudin Jahar selaku Director of Graduate School UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjelaskan bahwa perkembangan industri halal ini sudah masuk ke wilayah yang cukup kompleks dan sudah menjadi Global Concern untuk memberikan jaminan produk dan kebutuhan standar kehidupan.

Oleh karena itu, lanjutnya, pelabelan berguna bagi Muslim dan Non Muslim. Bagi Muslim sebagai tujuan perintah agama (halal dan thayyib), sementara bagi non-Muslim berguna dalam hal kebersihan, kualitas dan manfaatnya sejak proses dibuat hingga barang jadi.

“Ini sudah menjadi kesadaran ekonomi, kesadaran sosial dan kesadaran budaya,” jelasnya. Industri Halal saat ini, menjadi bagian dari Hak Asasi manusia atau Human rights, untuk dilindungi kebutuhan dan Keamanannya (human need and security) secara sosial dan segala hal untuk keselamatan dan keyakinan hidupnya.

“Halal bukan lagi sebagai ideologi, tapi sebagai resources yang menjadi perhatian setiap negara. Penerimaan produk halal berdampak pada potensi dan sumber ekonomi, maka halal industry menjadi kebutuhan ekonomi, pertumbuhan pendapatan negara dan terjadinya diversifikasi produk, investasi dan pendapatan masyarakat dan negara,” terangnya.

Senada dengan pemateri sebelumnya, Budy Sugandi selaku Ketua Umum MES Tiongkok & Co-chair Y20 Indonesia 2022 menjelaskan bahwa berbicara terkait Makanan halal di Tiongkok sangat diminati bukan hanya di kalangan masyarakat Muslim saja tetapi juga Non Muslim.

Restoran di Tiongkok bukan hanya dari Uighur namun banyak sekali restoran yang bisa masuk kesana salah satunya Restoran Indonesia.

Ia menambahkan, peranan Teknologi juga sangat penting bukan sekedar business to bussines tetapi bagaimana memanfaatkan teknologi.

PCINU Jerman
Sementara itu, Wakil Mudir Aam Idaaroh Aliyah Jam’iyyah Ahlit Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN), Habib Umar Muthohar, saat ini sedang mendapat penanganan di Rumah Sakit Buchholz, Jerman. Ia tiba di negara tersebut pada awal Ramadhan 1443 H, tepatnya pada Sabtu (2/4/2022).

Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jerman, Muhammad Rodlin Billah, menyampaikan bahwa Habib Umar sudah mendapatkan penanganan yang baik dari RS Buchholz.

“Beliau juga sudah menerima tindakan pertama sekitar dua hari lalu. Kondisi beliau semakin membaik,” ujar Rodlin Billah kepada NU Online pada Jumat (8/4/2022).

Meskipun demikian, pria yang akrab disapa Gus Oding itu menuturkan bahwa Habib Umar direncanakan masih akan menerima beberapa tindakan dalam beberapa hari ke depan.

Ia mengajak seluruh Nahdliyin dan masyarakat Muslim untuk turut mendoakan kesehatannya. Untuk itu, PCINU Jerman menggelar acara Maulid Burdah dan Mujahadah untuk Kesembuhan Habib Umar Muthohar pada Sabtu (9/4/2022) pukul 21.30 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan semangat Habib Umar dalam menjalani pengobatan di Jerman.

“Acara ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan moril (semangat) kepada Habib Umar selama menjalani proses pengobatan di Jerman. Kami berharap dapat memfasilitasi para muhibbin beliau di manapun berada, untuk bersama-sama bermujahadah untuk mendoakan kesembuhan beliau sekaligus ‘melepas rindu’ dengan melihat situasi terbaru beliau secara langsung,” kata Gus Oding.

Gus Oding menjelaskan bahwa acara ini sedianya akan dipandu oleh pengurus tanfidziyah PCINU Jerman yang akan berada di lokasi bersama Habib Umar di RS Buchholz.

Acara akan diawali dengan ucapan selamat datang dari Rais Syuriyah PCINU Jerman Kiai Syaeful Fatah. Sementara pembacaan burdah akan dipimpin oleh Wakil Rais Syuriyah PCINU Jerman Habib Husein Al-Kaff. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah oleh Habib Umar Muthohar. (*/NUO)

Sumber:
*) https://www.nu.or.id/internasional/nihao-ramadhan-pcinu-tiongkok-bahas-topik-industri-halal-GKxJp
*) https://www.nu.or.id/internasional/ketua-nu-jerman-ajak-nahdliyin-doakan-habib-umar-muthohar-HFGHz

Iklan.

You Might Also Like

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya dorong Legalitas Rokok Rakyat dan Percepatan KEK Tembakau Madura

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pioneer Market Place berbasis Pesantren pertama di Indonesia diluncurkan Gubernur Khofifah
Next Article Unisma Buka Pintu Kerja Sama Peningkatan SDM Pesantren

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

16/04/2026
Ekraf

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

28/03/2026
Ekraf

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

10/03/2026
Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?