Tulungagung, radar96.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menyelenggarakan rutinan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) di aula Balai Desa Waung, Boyolangu,
Minggu (4/8/2024).
Kegiatan yang dimulai selepas sholat isya’ tersebut dihadiri seluruh anggota Ansor se-kecamatan Boyolangu, juga dihadiri beberapa perwakilan banom baik IPNU, IPPNU, fatayat, muslimat serta turut hadir adalah Rois Syuriah NU Ranting Waung Gus Ali Masykur dan Ketua GP Ansor Kabupaten Tulungagung, Mohammad Sukur.
Diawali dengan rangkaian lantunan sholawat dan pembacaan dzikir Rotibul Haddad oleh perwakilan pengurus Rijalul Ansor, kegiatan MDS RA terlihat sangat khidmad.
Dalam sambutannya, Ketua GP Ansor Ranting Desa Waung, Winarto mewakili panitia dan jajaran ranting menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala Desa Waung selaku Pimpinan Desa, karena tugas keluar kota (acara di Madiun) dan Ketua Tanfidiyah NU Ranting Waung yang menghadiri rutinan pengajian di Ponpes MIA asuhan KH. Nasihudin Alwi sekaligus Ketua MWC NU Boyolangu.
“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh anggota ansor se Boyolangu yang telah hadir di ranting Waung guna ikut mensukseskan rutinan MRS RA”, tambah Winarto.
Di tempat yang sama, Taslimurrofiq, Ketua GP Ansor Kecamatan Boyolangu menyampaikan pentingnya tertib dalam tata kelola administrasi sebagai langkah awal menuju keberhasilan dalam akreditasi organisasi, baik tingkat ranting oleh Pimpinan Anak Cabang maupun berjenjang untuk tingkat diatasnya.
Dirinya juga menambahkan, Ansor sebagai organisasi di era modern harus mampu bermetamorfosa menjadi organisasi dengan kemampuan manajerial tata kelola administrasi yang bagus, baik dari segi pendataan anggota, kegiatan maupun kesesuaian dalam menempatkan personal sebagai pengurus.
“Ada beberapa poin utama yang harus disiapkan untuk proses akreditasi. Pertama tentang kebanseran, kedua rijalul ansor dan yang tidak kalah penting adalah media. Karena media menjadi modal utama sarana siar maka organisasi harus memiliki dan mengelola media utamanya media sosial”, terang Kang Taslim sapaan akrab Taslimurrofiq.
Sementara itu Muhammad Sukur, Ketua GP Ansor Kabupaten Tulungagung menjelaskan perlunya ber istikomah dalam setiyap kegiatan sebagaimana Rutinan MDS RA yang telah dilaksanakan setiyap satu buan sekali oleh Ansor Kecamatan Boyolangu.
“Al istikomatu khoirun min alfi karomah, bahwa ke istikomahan dalam sesuatu lebih utama dari seribu karomah”, terang M. Sukur
Sukur juga menambahkan dengan adanya kegiatan rutin yang telah dilaksanakan baik MDS RA maupun kebanseran, ia berharap semoga setiyap kegiatan dapat menjadi sarana untuk pengembangan dan wadah dalam merekatkan silturahmi seluruh kader utamanya bagi anggota baru yang telah mengikuti jenjang pengkaderan baik di ansor maupun pengkaderan di banser.
Sebelum kegiatan rutinan MDS RA diakhiri dengan pembacaan sholawat mahalul qiyam dan ramah tamah, rutinan MDS RA Ansor Kecamatan Boyolangu juga diisi dengan mauidah hasanah oleh Rois Syuriah NU Ranting Waung Gus Ali Masykur. (*/maliqh)



