By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Puluhan biksu dari empat negara singgahi Masjid Al-Akbar Surabaya dalam perjalanan spiritual IWFP
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Uncategorized > Puluhan biksu dari empat negara singgahi Masjid Al-Akbar Surabaya dalam perjalanan spiritual IWFP
Uncategorized

Puluhan biksu dari empat negara singgahi Masjid Al-Akbar Surabaya dalam perjalanan spiritual IWFP

15/05/2026 Uncategorized
SHARE

Surabaya, radar96.com – Sebanyak 57 Bhante atau biksu dari empat negara menyinggahi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) dalam perjalanan spiritual “Indonesia Walk for Peace” (IWFP) menuju Candi Borobudur untuk menyuarakan perdamaian dan semangat persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Puluhan Bhante (biksu) itu sedang melaksanakan ritual Thudong, sebuah perjalanan spiritual dengan berjalan kaki jarak jauh, yang kali ini mengambil rute unik melintasi Pulau Dewata hingga Jawa Tengah. Pada Jumat (15/5), rombongan tersebut terpantau telah memasuki wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur.

Perjalanan ritual bertajuk “Indonesia Walk for Peace” ini dipimpin dan didampingi oleh tokoh lintas agama serta perwakilan umat Buddha, salah satunya adalah Romo James Palayukan dari Vihara Budhayana Dharmawira Centre (BDC) Surabaya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya memulai start dari Jakarta, namun Thudong pada tahun ini memilih rute yang berbeda.

Romo James Palayukan menjelaskan bahwa pemilihan rute dari Bali menuju Jawa Timur bertujuan untuk memberikan nuansa baru, sekaligus menyapa masyarakat di bagian timur Pulau Jawa.

“Kali ini, kita mau sesuatu yang berbeda, kita mulai dari Bali, menuju Jawa Timur, baru berakhir di Candi Borobudur,” ujar Romo James saat ditemui di pelataran depan Masjid Al-Akbar Surabaya.

Sepanjang perjalanan, para Bhante tidak hanya melakukan ritual keagamaan, tetapi juga membawa misi sosial.

“Pesannya untuk perdamaian, Indonesia Walk for Peace. Kita menyuarakan perdamaian dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita ini bangsa yang majemuk, harus bersatu membangun Indonesia dengan mengedepankan welas asih,” tambahnya.

Total perjalanan ini diperkirakan menempuh jarak sekitar 600 kilometer lebih. Setelah melewati Surabaya, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Jawa Tengah.

Para Bhante ditargetkan sampai di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026, agar dapat mengikuti rangkaian prosesi puncak Hari Raya Waisak yang jatuh pada tanggal 30 Mei 2026.

Di sepanjang rute yang dilalui, pengelola Masjid Al-Akbar tampak antusias memberikan dukungan, baik berupa air mineral maupun makanan, sebagai cerminan tingginya toleransi antarumat beragama di Indonesia.

“Masjid Al-Akbar menerima non Islam, karena Al-Akbar juga mengembangkan toleransi beragama, apalagi kunjungan itu terkait dengan tirakat mereka menjelang Waisak,” kata Humas BPP MAS H Helmy M Noor.

Saat menyambut para biksu itu, ia menambahkan Masjid Al Akbar memang siap menerima non Islam tidak di lokasi ibadah, tapi di luar masjid, di pelataran, toilet, dan lokasi luar ruang ibadah lainnya. (*/mas/Arkanda Styabudi)

Iklan.

You Might Also Like

Dispendik Bondowoso Pastikan Pelaksanaan OSN Sesuai Prosedur

PDUF MUI Jatim dan Bupati Trenggalek Jajaki Kolaborasi Green Carbon dan HSN

PDIP Jatim: Bulan Bung Karno Momentum Bumikan Ideologi Lewat Kerja Nyata

MENGURUS NU: ANTARA KHIDMAH DAN LIVELIHOOD

Perkuat Kemandirian Ekonomi Pesantren, OPOP Jatim Gelar Workshop Permodalan Koppontren

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri
Next Article Menjajaki Kolaborasi Riset Penyakit Infeksi, RC-GERID UNAIR Benchmarking ke Pusat Genom Malaysia

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian
Nahdliyyin
Tradisi “Nyonteng Kolbu'” dari Desa Sumberwringin, Bondowoso di Kawasan Wisata Ijen, Diusulkan Jadi Warisan Budaya
Sospol
PMII Bondowoso Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah
Sospol
Dispendik Bondowoso Pastikan Pelaksanaan OSN Sesuai Prosedur
Uncategorized

You Might also Like

Uncategorized

Jelang Muktamar NU 2026, KHR Azaim Ibrahimy Dorong Penguatan Tradisi dan Sanad Perjuangan Muassis NU

22/06/2026
Uncategorized

Dapur SPPG Grujugan Kidul, Bondowoso Direnovasi Perkuat Kualitas Program MBG

22/06/2026
Uncategorized

Pesantren Mahika Sidoarjo Gelar Haflah, 87 Siswa Lolos PTN dan PTKIN

22/06/2026
Uncategorized

DPRD Jatim Minta Pembangunan Jembatan Bondowoso-Jember Tak Berlarut-larut

21/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?