By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PBNU gandeng Kominfo lakukan Gerakan Literasi Digital
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PBNU gandeng Kominfo lakukan Gerakan Literasi Digital
Nahdliyyin

PBNU gandeng Kominfo lakukan Gerakan Literasi Digital

10/07/2022 Nahdliyyin
Ilustrasi - Media Sosial (*/rdr)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf berharap Program Gerakan Literasi Digital bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI mampu memelihara perdamaian dan harmoni sosial.

Hal tersebut diungkapkan Gus Yahya melalui video yang ditayangkan dalam acara Kick Off Program Literasi Digital PBNU-Kemkominfo RI, di Jakarta, Kamis (7/7/2022) sore.

“Mudah-mudahan dengan gerakan literasi digital ini, kita dapat memberikan sumbangan yang bermakna kepada masyarakat untuk memelihara harmoni sosial, persatuan dan kesatuan bangsa yang kita cintai ini, memelihara perdamaian,” ungkap Gus Yahya.

Selain itu, Gus Yahya mengajak semua pihak yang terlibat agar Program Literasi Digital bersama Kemkominfo RI ini dapat menjadikan ini sebagai ajang untuk menggalang kerja sama. Tujuannya supaya tercipta kemaslahatan bersama bagi masa depan peradaban umat manusia.

Gus Yahya juga menekankan, Program Literasi Digital yang akan melibatkan 200 ribu peserta ini dapat mengembangkan sikap untuk menghargai otentisitas atau kebenaran dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Informasi yang kita terima dan sebarkan ini sungguh-sungguh harus informasi yang teruji kebenarannya, teruji faktualitasnya, dan teruji kredibilitasnya,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu.

Program Literasi Digital itu, lanjutnya, merupakan ikhtiar PBNU bersama pemerintah untuk menciptakan suasana di dalam pergaulan digital menjadi lebih positif, sebab dunia digital saat ini telah mendominasi ruang hidup seluruh umat manusia.

“(Semoga) lebih bisa membawakan maslahat dan menghindari berbagai macam potensi negatif atau mafasid (kerusakan) yang timbul di dalam pergaulan digital di tengah masyarakat kita ini,” harap Gus Yahya.

Program Literasi Digital PBNU-Kemkominfo ini, kata Gus Yahya, merupakan kegiatan berskala besar dan melibatkan partisipan yang luas. Bahkan, pesertanya tidak hanya dari lingkungan NU saja tetapi terbuka kepada pihak mana pun untuk ikut serta di dalam gerakan literasi digital ini.

“Ada kegiatan-kegiatan yang sudah disiapkan yang akan melibatkan Lakpesdam (Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia), LTN (Lembaga Ta’lif wa Nasyr) PBNU, Lembaga Dakwah (LD) PBNU, RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) PBNU, dan LP (Lembaga Pendidikan) Ma’arif PBNU. Selamat atas dimulainya gerakan literasi digital ini, semoga mendapatkan ridha dari Allah,” ungkap Gus Yahya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kemkominfo RI Samuel Abrijani Pangerapan menyebut bahwa Program Literasi Digital Nasional bersama PBNU ini merupakan upaya pemerintah untuk melakukan peningkatan literasi digital masyarakat.

“Peningkatan literasi digital masyarakat adalah pekerjaan besar. Kami tidak dapat bekerja sendiri sehingga diperlukan kolaborasi yang baik agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam proses percepatan transformasi digital ini,” ungkap Samuel.

Ia lantas menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja sama di dalam penyelenggaraan kelas atau gerakan literasi digital. “Saya berharap kegiatan ini dapat mendorong terciptanya talenta-talenta digital baru di Indonesia yang lebih berkualitas,” pungkasnya. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/harapan-ketum-pbnu-pada-program-literasi-digital-tkuqk

Iklan.

You Might Also Like

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PMK, jumlah kurban Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya justru naik
Next Article Tiga Anjuran Airlangga Hartarto dalam Pertemuan Sherpa G20

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Nahdliyyin

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

12/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak

11/10/2026
Nahdliyyin

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

11/10/2026
Nahdliyyin

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

11/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?