By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah adakan silaturahmi Idul Fitri bersama BAMAG – LKKI
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah adakan silaturahmi Idul Fitri bersama BAMAG – LKKI
Sospol

Gubernur Khofifah adakan silaturahmi Idul Fitri bersama BAMAG – LKKI

27/04/2023 Sospol
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berkesempatan melakukan silaturahmi dan halal bi halal di Gedung Negara Grahadi, serta secara virtual dengan BAMAG-LKKI se-Indonesia dari Surabaya, Rabu (26/4), termasuk bertatap muka dengan mahasiswa dari luar Jatim. (*/hmn)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Momentum Idul Fitri 1444 H tidak hanya dimanfaatkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk bersilaturahmi dengan umat Islam.

Bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) – Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (LKKI), Gubernur Khofifah berkesempatan melakukan silaturahmi dan halal bi halal di Gedung Negara Grahadi, serta secara virtual dengan BAMAG-LKKI se-Indonesia dari Surabaya, Rabu (26/4).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berkesempatan melakukan silaturahmi dan halal bi halal di Gedung Negara Grahadi, serta secara virtual dengan BAMAG-LKKI se-Indonesia dari Surabaya, Rabu (26/4), termasuk bertatap muka dengan mahasiswa dari luar Jatim. (*/hmn)

Gubernur Khofifah mengatakan, silaturahmi bersama BAMAG LKKI ini menjadi wujud nyata Bhinneka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrwa, Mitreka Satata secara langsung. Yang artinya, meskipun berbeda-beda, tetapi tetap satu, sebab tidak ada dharma (kewajiban) yang berbeda.

“Pada sore dan malam hari ini, serasa silaturahim yang sangat indah. Dari Bumi Mojopahit Jawa Timur ini, diperkenalkan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa,” ucapnya.

“Maka dari Bumi Mojopahit ini mengalirlah kasih dan damai. Dari Bumi Mojopahit ini mengalirlah moderasi. Dan dari Bumi Mojopahit inilah mengalir toleransi di antara keberagaman yang ada,” lanjut Khofifah.

Toleransi terhadap perbedaan itu pula, sebut Khofifah, yang membuatnya mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mendidik dan mengembangkan putra-putri bangsa di Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya.

Yang mana, di tempat itu, mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul atas dasar persaudaraan, persatuan dan ke-Bhinnekaan.

“Tadi para pendeta dan romo menitipkan anak-anak asal daerahnya. Kami ingin menyampaikan bahwa terminologi Asrama Mahasiswa Nusantara itu kami yang mengusulkan karena kami lihat banyak mahasiswa luar Jawa yang kuliah di Jawa Timur. Maka kami ingin mereka menjadi Indonesia,” tuturnya.

Khofifah kemudian menjelaskan, harus ada proses yang disiapkan dari berbagai keberagaman agar bisa menjadi kekayaan bangsa dan negara. Salah satu prosesnya adalah dengan membuat mereka saling mengenal provinsinya sendiri maupun provinsi lainnya secara menyeluruh.

“Bahkan waktu itu saya menyampaikan kalau ada HUT provinsi masing-masing, silakan rayakan dengan pentas adat budaya dan seni asal daerah mereka. Jika kesulitan, bisa disampaikan kepada Disbudpar Jatim. Kami yang akan support,” jelasnya.

Dari langkah tersebut, diharapkan Khofifah akan tercipta Bhinneka Tunggal Ika yang sesungguhnya ddari bumi Mojopahit-Jawa Timur.

“Dari situ, nuansa NTT akan terasa kental, nuansa Papua akan muncul, begitu juga dengan nuansa Kalimantan, Minang, dan daerah lainnya. Insya Allah, Pemprov Jatim akan senantiasa memberikan dukungan untuk setiap putra-putri dari masing-masing provinsi yang ingin tumbuh dan berkembang dari bumi Mojopahit,” pungkasnya.

Untuk itu, gubernur perempuan pertama Jatim itu mengundang para romo maupun pendeta untuk mengunjungi Asrama Mahasiswa Nusantara. Agar bersama-sama dapat mempersatukan visi-misi serta harapan untuk putra-putri daerah tersebut agar kelak kembali ke daerah menjadi pemimpin terbaik.

“Saya harap kita bisa mempersambungkan harapan-harapan besar. Entah dari aspek leadership atau aspek skill tertentu yang diharapkan akan memberikan penguatan sebelum kembali mengabdi di daerah asal atau dimanapun nantinya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum BAMAG LKKI Agus Susanto mengatakan bahwa memang ada keinginan khusus dari beberapa mahasiswa dari berbagai daerah untuk dapat belajar kepemimpinan langsung dari Gubernur Khofifah.

Mengingat, sebagai salah satu dari 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia, Gubernur Khofifah dipercaya dapat memberikan bekal memadai yang dapat digunakan saat mereka kembali ke tempat asal.

“Mereka kepingin tahu gimana caranya yang dari NTT bisa jadi pemimpin di NTT, yang dari Sidikalang bisa jadi sesuatu di Sidikalang, dan begitu juga yang lain ingin memimpin di daerah masing-masing,” ucapnya.

“Menurut mereka, Bu Gubernur adalah yang paling cocok dijadikan role model karena Ibu menjadi tokoh muslim berpengaruh di dunia dan bersama Pak Emil mampu menurunkan angka kemiskinan yang begitu signifikan dan tertinggi di Indonesia,” imbuh Agus.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah mendengar langsung aspirasi para mahasiswa yang ingin belajar kepemimpinan darinya. Mereka adalah Jepona (19) dari Nabire, Papua dan Yuni Lestari (20) dari Sidikalang, Medan. Keduanya merupakan mahasiswa rantau yang kini tengah menempuh pendidikan di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

PMII Jatim: Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang Harus Diusut Tuntas

Lantik 41 Pejabat, Bupati Bondowoso: Jabatan Bukan Pribadi tapi Amanah

Kepengurusan Baru 2026–2031, PKB Bondowoso libatkan ulama, pengasuh pesantren, kader senior, tokoh perempuan, pemuda, dan profesional

Sekum PKC PMII Jatim: Jabatan Bukan Tameng Dugaan Korupsi

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Lebaran dan Moderasi Beragama
Next Article Menag Minta ASN Kemenag Jaga Netralitas di Tahun Politik 2024

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Resmi Diwisuda, Bupati Abdul Hamid Wahid Sandang Gelar Doktor di Tengah Kesibukan Pimpin Bondowoso
Uncategorized
MANIFESTO TAMBAKBERAS 2026
Kolom
PMII Jatim: Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang Harus Diusut Tuntas
Sospol
Lantik 41 Pejabat, Bupati Bondowoso: Jabatan Bukan Pribadi tapi Amanah
Sospol

You Might also Like

Sospol

Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir

08/07/2026
Sospol

Pemkab Bondowoso Batasi Kendaraan Berat Melintas di Jembatan Koncer akibat indikasi penurunan

07/07/2026
Sospol

Ingatkan Pemkab Bondowoso, DPRD: Jangan Tunggu Kekeringan Semakin Parah, Baru Bertindak

07/07/2026
Sospol

Terima Angkatan Pertama 10 Mahasiswa PPDS Paru dan Obstetri-Ginekologi

07/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?