By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Serikat Nelayan NU Jatim: NKRI Bisa Jebol Lewat Laut
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Serikat Nelayan NU Jatim: NKRI Bisa Jebol Lewat Laut
Nahdliyyin

Serikat Nelayan NU Jatim: NKRI Bisa Jebol Lewat Laut

16/03/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Ketua Serikat Nelayan PWNU Jatim (SNNU Jatim) Kuntjoro Basuki Dhiyauddin MSi mengingatkan NKRI bisa jebol lewat laut, baik dari aspek kolonialisme, dakwah, maupun kejahatan.

“Karena itu, peningkatan SDM nelayan untuk menjamin kesejahteraan kehidupan nelayan menjadi stressing SNNU Jatim,” katanya dalam ‘Ngaji Nusantara’ PWNU Jatim di lantai 1 Gedung PWNU Jatim, Surabaya, Minggu.

Dalam kajian tematik tentang “Menjaga Kawasan Pesisir Tanggungjawab Siapa?” bersama Dr H Ikhwan Arief dari PW GP Ansor Jatim, ia menjelaskan kondisi SDM nelayan di NU masih memprihatinkan.

“Dari 358 lulusan Sekolah Nelayan yang saya asuh, hanya lima orang dari mereka yang putra nelayan dan berhasil bekerja di Jepang,” katanya.

Dalam acara yang juga diisi dengan tausiyah oleh Dr KH Misbahul Munir MAg (Wakil Katib Syuriyah PWNU Jatim) itu, ia mengatakan Indonesia adalah negara maritim, baru kemudian negara agraris dan lainnya.

“Karena potensi laut yang besar itu, maka kita jangan pernah berhenti ngaji kemaritiman, karena potensi sumber daya alam (SDA) laut yang lebih besar dan lebih menjanjikan daripada sektor lain,” katanya.

Hal yang sama juga dikemukakan Dr H Ikhwan Arief dari PW GP Ansor Jatim. “Ansor sudah lama punya Baritim atau Banser Maritim, karena negara dan NU memang harus hadir dalam soal kemaritiman,” katanya.

Bila NU atau negara tidak hadir dalam masalah kemaritiman, maka potensi kemaritiman akan dikuasai investor dan masyarakat nelayan hanya menjadi buruh.

“Wilayah pantai atau pesisir itu pintu masuknya infiltrasi kejahatan termasuk narkoba, bahkan kelompok radikal juga masuk lewat laut,” katanya.

Pandangan SNNU dan Ansor Jatim itu juga didukung Wakil Katib Syuriyah PWNU Jatim, KH Dr Misbahul Munir SH MAg. “Islam masuk Indonesia juga lewat laut,” kata KH Misbachul Munir.

Dalam tausiyahnya pada “Ngaji Nusantara” PWNU Jatim (5-20 Maret 2025) itu, ulama asal Pasuruan itu menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an, memperbanyak shalawat dan istighfar, serta sedekah selama Ramadhan. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026

Mendesak, Literasi Digital Warga NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional, Peluang KHM Yusuf Hasyim Semakin Besar
Next Article H Rhoma Irama: Jangan Banyak Baca Gadget Daripada Al-Qur’an

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Dibalik angka 6 + 10 = 17 di Ranah Geopolitik
Kolom
Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang
Milenial
PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri
Nahdliyyin
PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Ratusan Mahasiswa-Santri PWNU-PTN-PTNU dari Surabaya Ikuti “Daurah Aswaja 2026”

07/06/2026
Nahdliyyin

MDS Rijalul Ansor dan Pesantren Al Yasmin Lestarikan Ngaji Kitab Kuning ala Anak Muda

07/06/2026
Nahdliyyin

41 Mahasiswa Prodi Sejarah UIN KHAS Jember Kunjungi PWNU Jatim

06/06/2026
Nahdliyyin

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin

02/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?