By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pokmas Desa Jumputrejo Sidoarjo Sukses Tanam Melon dengan Teknologi Modern
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Pokmas Desa Jumputrejo Sidoarjo Sukses Tanam Melon dengan Teknologi Modern
Sospol

Pokmas Desa Jumputrejo Sidoarjo Sukses Tanam Melon dengan Teknologi Modern

09/07/2025 Sospol
SHARE

Sidoarjo, radar96.com — Kelompok masyarakat (Pokmas) Ketapang Menik Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo telah berhasil dalam budidaya buah melon hidroponik jenis Inthanon sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan.

Keberhasilan tersebut ditunjukkan dengan digelarnya kegiatan wisata petik buah melon di lokasi Green House Ketapang Menik Desa Jumputrejo, Selasa (08/07/2025). Kepala Desa Jumputrejo, Widarto mengatakan, sumber dana kegiatan tersebut bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2024.

“Harapan kami, sebagian hasil panen melon ini ke depan bisa masuk PAD dan bisa dinikmati oleh masyarakat karena hasil dari desanya sendiri. Semoga hasil panen sekarang ini bisa lebih baik dari panen sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pokmas Ketapang Menik, Halim mengungkapkan, penanaman melon yang kedua ini mengikuti jejak uji coba tanam pertama yang terbilang sukses. Adapun melon jenis Inthanon ini ditanam di atas lahan seluas 140 M2.

“Hari ini tepat usia panen, kebetulan dihadiri Bapak Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga (Kadispora) Sidoarjo, Babinsa, Pemerintah Desa (Pemdes), dan Pendamping Desa. Sedikitnya terdapat sekitar 400 buah melon hasil panen dan kalau dijual Rp.25 ribu per kilogram, untuk pemasaran sendiri sudah ada calon pembelinya,” katanya.

Lebih lanjut, Halim menegaskan, sistem penanaman melon ini menggunakan teknologi modern menggunakan sistem Green House yakni dengan struktur tertutup transparan terbuat dari plastik yang dirancang untuk menciptakan lingkungan mikro yang ideal bagi pertumbuhan tanaman.

“Green House ini berfungsi menjaga suhu, kelembapan, cahaya, dan ventilasi agar tanaman dapat tumbuh optimal sepanjang tahun, termasuk di luar musim tanam alami. Dalam sekali tanam dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp.4.700.000 untuk pembelian benih dan pupuk,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, seiring dengan memyempitnya lahan-lahan pertanian, kebutuhan pangan semakin kompleks dan harus dipenuhi. Harapannya, pemerintah selalu hadir dalam tantangan di masa mendatang, khususnya dalam hal ketahanan pangan.

“Dengan melakukan pembinaan, pelatihan dan stimulus secara intensif untuk memunculkan petani-petani muda, SDM unggul dengan jiwa peduli yang tinggi. Terutama para pemuda di bidang pertanian supaya ikut mengambil peran dalam memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada pangan yang sejahtera,” pungkasnya.

Iklan.

You Might Also Like

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi

Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)

Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar

Dalam Research Week, Dosen FISIP UNAIR Ingatkan Bahaya Kekuasaan Algoritma

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Raperda RPJMD 2024-2029 Disahkan, Gubernur Khofifah Apresiasi Kolaborasi dan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Next Article Unusa Gandeng Jepang Kenalkan Modul J*sKeps untuk Pendidikan Berkebutuhan Khusus

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Semarak Pawai Ta’aruf Tahun Baru Islam, Suarakan Gerakan Bersih Lingkungan
Uncategorized
Daru Skin Care Jadi Produk Unggulan, Pesantren Daarul Ukhuwwah Perkuat Ekonomi Bersama OPOP Jatim
Ekraf
Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi
Nahdliyyin
Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi
Sospol

You Might also Like

Sospol

Debat “AI untuk Pendidikan” Meriahkan Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya

08/06/2026
Sospol

Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern

06/06/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H

06/06/2026
Sospol

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

31/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?