Bondowoso, radar96.com – Prestasi akademik kembali mengharumkan nama Kabupaten Bondowoso. Abiyyu Balfaqih Junaidi, siswa MI At-Taqwa Bondowoso, berhasil menembus jajaran lima besar terbaik Jawa Timur dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Hasil tersebut menjadi tiket bagi Abiyyu untuk melanjutkan perjuangan ke OSN tingkat nasional. Ia akan menjadi salah satu perwakilan Jawa Timur yang berhadapan dengan pelajar terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi MI At-Taqwa, capaian ini menjadi bukti bahwa madrasah memiliki potensi besar dalam melahirkan siswa berprestasi. Abiyyu mampu menunjukkan kemampuannya di tengah persaingan ketat antarpelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Kepala MI At-Taqwa Bondowoso, Moh. Zakariyah, S.Pd., menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, prestasi Abiyyu sekaligus melanjutkan konsistensi madrasah dalam mengirimkan siswa ke kompetisi tingkat nasional.
“Alhamdulillah, setiap tahunnya siswa MI At-Taqwa selalu berkontribusi untuk mewakili Bondowoso di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menyebut, prestasi di tingkat nasional juga pernah ditorehkan MI At-Taqwa pada 2025. Saat itu, salah satu siswanya berhasil membawa pulang medali perak Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Banten pada cabang IPA.
“Pada tahun kemarin 2025, MI At-Taqwa yang di bawah naungan Kemenag meraih perak di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia atau OMI, yang sebelumnya Kompetisi Sains Madrasah atau KSM, di Banten. Kita meraih perak di cabang IPA,” jelasnya.
Kini, giliran Abiyyu yang melanjutkan kiprah tersebut. Berbeda dari capaian sebelumnya, Abiyyu berhasil mengamankan posisi menuju tingkat nasional melalui bidang IPS.
“Tahun ini kita masuk final di cabang IPS di OSN. Semoga diberikan prestasi yang terbaik dari Allah,” harap Zakariyah.
Keberhasilan Abiyyu juga menunjukkan bahwa kemampuan akademik pelajar Bondowoso mampu bersaing di tengah kompetisi tingkat provinsi. Masuk lima besar Jawa Timur berarti ia telah melewati persaingan dengan peserta dari berbagai daerah yang sama-sama membawa kemampuan terbaiknya.
Namun, perjalanan Abiyyu belum selesai. Final OSN nasional akan menjadi ujian berikutnya sekaligus kesempatan untuk mengukur kemampuan yang telah dibangun selama proses pembelajaran dan pembinaan.
Di panggung tersebut, Abiyyu tidak hanya membawa nama pribadi dan MI At-Taqwa. Ia juga membawa nama Bondowoso dan Jawa Timur dalam persaingan bersama para pelajar terbaik dari seluruh Indonesia.
Capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi pelajar lain di Bondowoso untuk tidak ragu mengejar prestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.
Dari madrasah di Bondowoso, Abiyyu kini melangkah menuju panggung nasional. Lima besar Jawa Timur telah dilewati; tantangan berikutnya adalah membuktikan kemampuan di hadapan pelajar terbaik Indonesia. (*/Rif)



